Prada Bima Dwi Yahya Prajurit Mako Kopasgat Meraih Juara Nasional Pertandingan Kejurnas Pencak Silat Championship Menpora Di GOR Pajajaran Bogor

Prada Bima Dwi Yahya Prajurit Mako Kopasgat Meraih Juara Nasional Pertandingan Kejurnas Pencak Silat Championship Menpora Di GOR Pajajaran Bogor

BANDUNG, MAKO KOPASGAT -Kejuaraan Pencak Silat Championship Menpora RI 2025 telah berlangsung di GOR Pajajaran Bogor, pada tanggal 21-22 Februari 2025.

Pertandingan ini diikuti oleh atlet-atlet pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia, dengan jumlah lebih dari seribu pendekar. Pada babak penyisihan pertandingan pencak silat ini  sangat sengit dan menarik. Dikarenakan atlet-atlet yang berlaga adalah atlet potensial dan yang terbaik di masing-masing perguruannya. Sejak pagi para pendukung dan penonton memadati GOR Pajajaran Bogor, untuk menyaksikan langsung dan mensupport Pesilat kebanggaannya bertanding. Suara riuh rendah dan tepuk tangan saling bersahutan, sehingga suasana di dalam gedung semakin ramai. Para Pesilatpun dengan semangat yang luar biasa menunjukkan kemampuan dan keterampilan  terbaiknya.  Pada sisi lain Panitia pertandingan juga telah melakukan persiapan yang sangat baik untuk menjadikan event ini sukses.

Kejuaraan ini merupakan ajang untuk mencari bibit-bibit baru atlet pencak silat nasional yang akan mewakili Indonesia di kancah Internasional. Dengan adanya kejuaraan ini, diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan kemampuan atlet-atlet pencak silat Indonesia. Pada pertandingan final kemarin, atlet Pencak Silat Kopasgat atasnama Prada Bima Dwi Yahya berhasil tampil gemilang dan meraih Juara 1 pada kelas B, berat badan 50-55 Kg, dengan memenangkan dua kali  pertandingan secara berturut-turut.

Penampilan Prada Bima Dwi Yahya pada babak sebelum masuk final, mendapatkan lawan dari tim Brimob yang cukup tangguh. Mereka saling beradu teknik dan power, pukulan, tendangan juga bantingan saling bergantian. Mereka bergantian menyerang dengan gencar, sehingga beberapa kali terjadi pelanggaran, yang berakibat pengurangan poin. Pada saat kritis tersebut, Pelatih Kapten Sus Eko Purwanto dan Official Prada Adam yang mendampingi Prada Bima Dwi Yahya di sudut merah, dengan semangat terus memberikan arahan dan instruksi agar atletnya dapat menambah point. Alhasil dengan semangat dan pantang menyerah, dia berhasil mengalahkan lawannya dengan point 6-4. Selanjutnya pada saat  pertandingan  final dengan lawan yang berbeda dan tentunya lebih berat dari lawan sebelumnya, ternyata penampilan dan kepercayaan diri Prada Bima Dwi Yahya jauh lebih baik, penguasaan emosi terlihat stabil, dapat membaca pergerakan dan menguasai lawan. Sesuai dengan arahan dan instruksi pelatih Kapten Sus Eko Purwanto saat jeda waktu istirahat. Semua teknik yang diarahkan pelatih dapat dilaksanakan dan diaplikasikan dengan sangat baik. Semua pukulan dan tendangan masuk sempurna ditambah dengan teknik bantingan yang menjadikan poin.  Lawanpun dibuat semakin tidak berdaya dengan dihujani pukulan dan tendangan bertubi-tubi yang menjadikan lawan merasakan sakit dan hampir menyerah. Namun sebelum lawan menyerah, wasit menghentikan pertandingan karena waktu habis. Akhirnya melalui keputusan wasit juri, Prada Bima Dwi Yahya dinyatakan sebagai pemenang dengan angka mutlak 12-0, dan meraih juara 1 serta mendapat Medali emas. “Alkhamdulillaah, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Yang terhormat Dankopasgat, Yang kami hormati Wadankopasgat, Irkopasgat, Aspotdirga Kopasgat, Dandenma Kopasgat, para pejabat Kopasgat, para Perwira, Bintara, Tamtama dan liting kami atas dukungan dan doa, sehingga kami dapat meraih hasil yang sangat memuaskan, meraih Medali Emas dan Juara 1, Kejurnas Pencak Silat Championship Menpora, di GOR Pajajaran Bogor, semoga kedepannya kami dapat menjadi lebih baik”, ungkap Prada Bima Dwi Yahya.

“Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada pelatih Kapten Sus Eko Purwanto dan Official Prada Adam yang telah bersedia melatih, membina,  dan mendampingi kami, serta mensupport hingga meraih Juara Nasional, meskipun dengan waktu yang sangat terbatas kurang lebih hanya 3 minggu untuk persiapan dan latihan pertandingan ini”, tambah Prada Yahya. penkopasgat

Social Share Buttons and Icons powered by Ultimatelysocial